mengenal kerusakan pada resistor.
resistor yang sering kita jumpai pada sebuah rangkaian elektronika juga sering mengalami kerusakan.
adapun ciri ciri kerusakan pada komponen ini adalah sebagai berikut:
1.hangus (terbakar)
2.putus ,padahal kalau dilihat sepintas resistor seperti masih baik ,namun ketika kita lakukan pengukuran menggunakan avometer resistor tersebut tidak menunjukkan nilai sedikitpun/jarum avometer tidak bergerak untuk menunjukkan nilai resistor tersebut.
3.short.
4.berubah nilainya ./ ketika kita lakukan pengukuran dengan avometer maka nilai resistor tersebut tidak sesuai dengan nilai gelang gelang warna pada resistor tersebut atau melampaui batas nilai toleransi.
Contoh :
resistor 100 ohm.ketika kita ukur nilainya cuma 50 ohm ( berubah nilai )
kalau kita hitung dengan perkalian toleransi sebagai berikut:
Gelang 1 coklat = 1
Gelang 2 hitam = 0
Gelang 3 coklat = 0
Gelang 4 emas = 5%
Jadi nilainya 100 ohm 5% untuk toleransi.
dan untuk mengetahui kalau resistor tersebut telah melampaui batas toleransi cara menghitungnya sebagai berikut:
100 x 5 = 500
500 : 100 = 5
Jadi nilai batas toleransi nya adalah
100 – 5 = 95
100 + 5 = 105
jadi untuk resistor nilai 100 ohm 5% apabila ketika kita ukur nilainya kurang dari 95 ohm dinyatakan rusak dan juga apabila melebihi batas 105 ohm juga dinyatakan rusak.
Lalu bagaimana kalau resistor 100 ohm dengan toleransi 10%
100 x 10 = 1000
1000 : 100 = 10
jadi batas nilai toleransi resistor 100 ohm 10% adalah :
100 – 10 = 90
100 + 10 = 110


Tidak ada komentar:
Posting Komentar